RI Bakal Gelar Konferensi Terumbu Karang, Penghapusan Utang RI Juga Dibahas
Dwisuryo Indroyono Soesilo Foto: Helinsa Rasputri/kumparan
Kementerian Koordinator Maritim dan Investasi (Kemenko Marves) menjadi tuan rumah Konferensi Internasional untuk Terumbu Karang Berkelanjutan atau International Conference on Sustainable Coral Reef sebagai bagian dari Hari Nusantara 2024, yang akan diselenggarakan pada 13-15 Desember 2024.
Ketua Panitia International Conference on Sustainable Coral Reefs, Dwisuryo Indroyono Soesilo, mengatakan konferensi tersebut digelar pada saat 100 hari Presiden terpilih Prabowo Subianto menjabat. Konferensi juga membahas penghapusan utang negara diganti upaya konservasi terumbu karang.
Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden menghapus utang Indonesia sebesar USD 35 juta atau setara dengan Rp 564,76 miliar (kurs Rp 16.136 per dolar AS), diganti dengan upaya konservasi terumbu karang.
“Apakah (konferensi) ini ada kaitannya dengan coral reef? Ya pasti iya. Ini mitigasi dan adaptasi, kita lakukan kedua-duanya untuk terumbu karang. Amerika bilang ‘kalau anda mau restorasi terumbu karang dengan usaha anda sendiri, gua gotong utang USD 35 juta’,” ujar Indroyono dalam konferensi pers di Gedung Kemenko Marves, Rabu (14/8).
Mantan Menko Bidang Kemaritiman 2014-2015 itu menjelaskan, restorasi terumbu karang dapat membuat terumbu karang buatan maupun mendorong masyarakat terlibat dalam komunitas di pantai.
“Nanti debt swap policy ini macam-macam, Amerika untuk terumbu karang. Kita dipotong utangnya dengan AS dengan USD 35 juta. Misalnya ‘terumbu karang luasnya sekian kilometer persegi sudah saya restorasi’, yang kita kerjain kita, jadi lapangan kerja untuk kita. Ini sesuatu yang saya sampaikan,” jelasnya.
Terumbu karang sangat rentan terhadap perubahan lingkungan dan mengalami tekanan lebih besar dengan meningkatnya populasi manusia. Terumbu karang merupakan ekosistem laut yang kompleks, di mana Indonesia merupakan rumah bagi hampir 14 persen dari total populasi terumbu karang dunia.
Konferensi internasional ini dimaksudkan untuk memelihara kolaborasi, berbagi pengetahuan, penyusunan solusi praktis perlindungan terumbu karang untuk generasi yang akan datang. Konferensi internasional ini akan menghadirkan para ahli, pengambil kebijakan dan pemangku kepentingan dari seluruh dunia.
Sebelumnya, penghapusan utang Indonesia diganti dengan upaya konservasi terumbu karang diungkapkan Menteri Keuangan, Sri Mulyani usai bertemu Asisten Menteri Keuangan AS Alexia Latortue.
“Alexia menyampaikan persetujuan Amerika Serikat (AS) untuk melakukan Debt Swap to Marine Conservation Reservation Agreement bagi Indonesia sebesar USD 35 juta yang baru saja diumumkan,” kata Sri Mulyani di akun Instagram pribadinya @smindrawati, dikutip Jumat (12/7).