Berita

Pasca Wafatnya Ismail Haniyeh, Hamas Mulai Proses Pemilihan Pemimpin Baru

Orang-orang mengangkat bendera Palestina dan potret pemimpin Hamas yang terbunuh, Ismail Haniyeh, dalam sebuah unjuk rasa di Universitas Teheran, di ibu kota Iran, Teheran, pada 31 Juli 2024. Foto: AFP

Hamas telah menginisiasi proses pemilihan pemimpin baru, usai tewasnya Kepala Biro Politik mereka, Ismail Haniyeh di Iran. Haniyeh tewas di Teheran, Iran pada (30/7) kemarin.

Dikutip dari reuters, mereka tengah berdiskusi soal siapa yang bakal memimpin organisasi yang memimpin Palestina di Gaza ini.

“Mereka telah menginisiasi dan berkonsultasi, untuk memilih pemimpin baru setelah Ismail Haniyeh wafat,” kata Hamas, Sabtu (3/8).

Sementara itu, beberapa nama pengganti Haniyeh sudah muncul dalam beberapa pemberitaan media internasional. Seperti Musa Abu Marzuk anggota biro politik Hamas, yang memiliki pandangan politik yang moderat.

Atau Khalil al-Haya, orang nomor dua di biro politik Hamas di Gaza. Ia dekat dengan kepala saya bersenjata Hamas, Yahya Sinwar.

Yang terakhir adalah Khaled Meshaal. Ia memimpin Hamas dari pengasingan, dan selamat dari upaya pembunuhan agen Israel pada 1997, di Amman, Yordania.

Leave A Comment

RSS
Follow by Email
LinkedIn
Share
WhatsApp
Copy link